Berita

Berita Pendidikan Nasional

 

1706710564519

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo,

Dr Moh Bahrul Amiq melaunching program hutan sekolah

di SMAN 1 Krembung Sidoarjo

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo, Dr Moh Bahrul Amiq melaunching program hutan sekolah

di SMAN 1 Krembung Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik para siswa untuk peduli dan melestarian lingkungan.
Saat berkunjung di SMAN 1 Krembung Moh Amiq memberikan bantuan berupa 200 bibit mangga, 10 pohon tabebuya,

10 pohon tanjung. Kepala Sekolah SMA 1 Krembung Suswanto sangat mendukung program tersebut,

apalagi sekolah itu terdapat lahan yang luas

dan bisa dijadikan hutan sekolah dengan menanam beraneka tanaman maupun pohon.
“Nantinya kita akan membuat kebung mangga, kemudian menanam 99 pohon tanjung dan kita beri nama asmaul husna,” kata Suswanto saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Kamis (9/3).


Untuk menanam pohon tersebut, rencananya pihak sekolah akan mengerahkan seluruh siswa dan guru juga dibantu oleh pihak Koramil dan Kodim setempat. “Kami akan menggelar kerja bhakti massal yang melibatkan semua guru maupun siswa dan juga dibantu oleh pihak Koramil maupun Kodim,” katanya.

 

1706710564489
Sedangkan untuk perawatannya nantinya akan melibatkan seluruh siswa SMAN 1 Krembung yang berjumlah 1.220 siswa. “Untuk perawatannya kita akan bagi menjadi beberapa tim, seperti tim tanaman produktif, tim tanaman perdu, tim tanaman hias dan tim, tanahman langka dan tim tanaman toga,” terang Suswanto.
Ia juga menjelaskan mengapa menanam 99 pohon tanjung karena pohon ini dikenal memiliki ranting yang kuat, daun yang tidak mudah rontok dan akarnya tidak merusak bangunan. “Selain itu juga berfungsi membuat lokasi akan teduh,” katanya.
Pada kesempatan itu Suswanto juga menyampaikan program lain dari DLKH Sidoarjo yakni zero waste yaitu dengan memilah sampah organik dan non organik. “Pak Kadis LHK Sidoarjo (Moh Bahrul Amiq) juga meminta para siswa untuk peduli lingkungan dengan menanam pohon maupun menjaga kebersihan dan memanfaatkan sampah untuk didaur ulang,” katanya.
“Nantinya sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sedangkan yang non organik kita akan kerjasama dengan pengepul agar bisa didaur ulang,” tambah Suswanto. [wwn]

Cari

Pengunjung

567513
Hari ini
Minggu Lalu
Bulan lalu
Semua
126
526869
35825
567513

Your IP: 3.239.9.151
2024-02-21 02:54